KENDARI, sultrainformasi.id – Kisah pilu seorang pria di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) berinisial S (49) ditemukan tak bernyawa di kediamannya. Sebelum meninggal dunia, S hidup sebatang kara seorang diri di sebuah rumah dan sakit-sakitan menderita asam urat.
S meregang nyawa di dalam rumahnya di Kelurahan Lapulu, Kecamatan Abeli, Senin (25/03/2024) pagi.
S ditemukan meninggal oleh tetanggannya. Awalnya, tetangga tersebut tak mendengar suara korban meringis mengeluhkan sakit.
“Saksi sudah tidak mendengar suara korban berteriak kesakitan karena korban menderita sakit pada bagian paha akibat asam urat,” kata Kapolsek Abeli, AKP Rustan Hamid dari keterangan saksi (tetangga korban), Senin (25/03/2023) malam.
“Sehingga saksi mengecek dan melihat korban sudah tidak bernyawa,” sambungnya.
Berdasarkan keterangan tetangganya, sebelum meninggal dunia korban sempat dibawa ke Puskesmas Abeli untuk berobat, Jumat (22/03/2024).
Rustan mengatakan dari keterangan tetangganya, korban tinggal di Lapulu seorang diri sehingga tidak ada yang merawat.
“Keluarga korban menolak untuk diautopsi. Kini korban sudah diambil keluarganya ke rumah duka,” pungkasnya.
𝐉𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐥𝐮𝐩𝐚 𝐤𝐮𝐧𝐣𝐮𝐧𝐠𝐢 𝐛𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐥𝐚𝐢𝐧𝐧𝐲𝐚 𝐝𝐢 𝐆𝐨𝐨𝐠𝐥𝐞 𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐬𝐮𝐥𝐭𝐫𝐚𝐢𝐧𝐟𝐨𝐫𝐦𝐚𝐬𝐢.𝐜𝐨𝐦, 𝐛𝐚𝐜𝐚 𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢.