KBM Teknik Se-Sultra Demo di Polda, 5 Poin Tuntutan Disepakati: Jika Ingkar Kami Akan Kembali
KENDARI, SULTRAINFORMASI.ID – Aksi demonstrasi Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Teknik Se-Sulawesi Tenggara dengan tajuk “Indonesia Belum Merdeka, Kedaulatan Rakyat Habis Dijual, Rakyat Ditindas dan Dilindas Menyikapi Problematika Bangsa” berujung pada ditandatanganinya berita acara kesepakatan bersama antara mahasiswa dengan pihak Polda Sultra, Sabtu (30/08/2025).
Berita acara tersebut ditandatangani langsung oleh Kabid Humas Polda Sulawesi Tenggara (Sultra), Kombes Pol Iis Kristian mewakili Kapolda Sultra, sebagai bentuk mandat kepolisian wilayah untuk menindaklanjuti aspirasi mahasiswa Teknik Se-Sultra.
Dalam dokumen kesepakatan, mahasiswa menyampaikan lima poin tuntutan utama, yakni:
- Meminta Kapolda Sultra menangkap dan mengadili oknum polisi yang masih melakukan tindakan represif terhadap aktivis maupun massa aksi di Sultra.
- Menuntut Kapolda Sultra menyampaikan kepada Kapolri agar segera memecat tidak hormat tujuh anggota Brimob yang diduga terlibat kekerasan terhadap rakyat, serta mengadili pelaku represif pada aksi di gedung DPR/MPR RI, 25–29 Agustus.
- Mendesak adanya reformasi di tubuh Polri dengan mengembalikan fungsi dasar kepolisian sebagai pengayom dan pelindung masyarakat, bukan tameng kekuasaan.
- Menuntut revisi SOP pengamanan Polri, khususnya penghentian penggunaan kendaraan berat di tengah massa aksi, serta mengedepankan pendekatan deeskalasi dalam pengamanan demonstrasi.
- Mendesak Kapolda Sultra segera melaksanakan pelatihan humanis bagi anggota kepolisian terkait manajemen massa aksi, komunikasi, dan penghormatan terhadap HAM.
Polda Sultra melalui Kabid Humas menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti seluruh tuntutan tersebut dalam waktu paling lama 1×24 jam.
Aliansi KBM Teknik Se-Sultra menegaskan aksi ini digelar sebagai bentuk respons terhadap tindakan represif aparat yang berujung pada tewasnya seorang driver ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan.
Jenderal lapangan aksi, Wahyu Hidayat dari KBM Teknik UHO dan KBM Teknik UMK, menegaskan bahwa hasil tuntutan itu sudah ditandatangani Polda Sultra.
“Kami menyerukan kepada Kapolri Jenderal Sigit dan Kapolda Sultra beserta jajarannya agar segera mengambil langkah konkret. Jika tidak, aksi ini akan terus berlanjut menggeruduk kembali Polda Sultra,” pungkas Wahyu.









