Warga di Mubar Tangkap Ular Piton, Dijual Senilai Rp748 Ribu

Warga di Mubar Tangkap Ular Piton Sepanjang 7 Meter lalu Dijual Senilai Rp748 Ribu. Foto: Tangkapan layar.

MUNA BARAT, sultrainformasi.idViral di media sosial warga di Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sulawesi Tenggara (Sultra) menangkap ular piton sepanjang 7 meter. Sontak penemuan ular membuat heboh warga setempat.

Dalam video yang beredar, ular dengan ukuran cukup besar tersebut sedang dipikul ramai-ramai oleh warga setempat. Warga yang terlihat mengangkat dengan susah payah menuju pemukiman.

Informasi yang dihimpun, ular itu ditemukan oleh La Densi (42) warga Desa Latompe, Kecamatan Lawa, Kabupaten Mubar, pada Rabu (21/09/2022) kemarin.

La Densi menemukan ular tersebut saat dirinya membersihkan lahan pertanian kolektif di Desa Latompe, Kecamatan Lawa.

“Itu ular saya temukan pertama kali di semak-semak pas waktu saya sedang membabat rumput sekira pukul 07.30 WITA,” kata La Densi, pada Jumat (23/09/2022).

La Densi mengungkapkan, usai ditemukan ular tersebut dijual ke pembeli. Namun, saat hendak dijual, ular itu terlebih dulu diperiksa dan ditemukan setidaknya hampir 100 butir telur ada di dalam perut piton 7 meter tersebut.

“Ularnya betina karena ada telurnya kurang lebih 100 biji. Jadi ularnya itu sedang siap-siap bertelur,” kata La Densi.

Ia mengaku lebih dulu curiga bahwa ular piton tersebut memiliki telur karena saat ditemukan tidak bergerak sama sekali. Terlebih ular saat ditemukan sebesar batang kelapa.

“Saya lihat itu ular sepertinya dia lagi tidur karena tidak goyang,” beber dia.

La Densi mengungkapkan ular dengan ukuran 7 meter tersebut memiliki berat kotor 135 kilogram. Namun setelah diketahui memiliki telur dan dikeluarkan, maka bobot timbangannya turun menjadi 88 kilogram.

“Awalnya berat 135 kilogram, tapi setelah telurnya dikeluarkan sisa 88 kilogram,” ujarnya.

Ia mengungkapkan piton tersebut dijual ke pengepul ular di wilayah Kambara Kecamatan Tiworo Kepulauan. Ular itu laku dengan harga Rp 8.500 per kilogram. Sehingga harga ular tersebut sebesar Rp 748 ribu.

“Ularnya itu kita jual di Kambara, di sana ada yang beli,” pungkasnya.

๐‰๐š๐ง๐ ๐š๐ง ๐ฅ๐ฎ๐ฉ๐š ๐ค๐ฎ๐ง๐ฃ๐ฎ๐ง๐ ๐ข ๐›๐ž๐ซ๐ข๐ญ๐š ๐ฅ๐š๐ข๐ง๐ง๐ฒ๐š ๐๐ข ๐†๐จ๐จ๐ ๐ฅ๐ž ๐๐ž๐ซ๐ข๐ญ๐š ๐ฌ๐ฎ๐ฅ๐ญ๐ซ๐š๐ข๐ง๐Ÿ๐จ๐ซ๐ฆ๐š๐ฌ๐ข.๐œ๐จ๐ฆ, ๐›๐š๐œ๐š ๐๐ข๐ฌ๐ข๐ง๐ข.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup