KENDARI, SULTRAINFORMASI.ID – Seorang warga bernama, Diana mengaku kesal setelah box jualan miliknya dijadikan tempat tempel bahan kampnye berupa baliho salah satu Pasangan Calon (Paslon) Pemilihan Wali (Pilwali) Kota Kendari.
Diana mengaku kesal sebab, tak ada izin sama sekali kepada dirinya pemasangan bahan kampanye itu. Menurutnya meskipun minta izin, pihaknya pun tak mengizinkan.
“Saya tidak menyalahkan Calon Wali Kota-nya, saya menyalahkan timnya kok begini. Kasihan paslonnya jelek namanya gara-gara timnya,” kata pemilik Box, Diana kepada sultrainformasi.id, Minggu (17/11/2024) sore.
Diana menuturkan, ia menduga pemasangan bahan kampanye tanpa izin itu dilakukan timnya pada malam hari atau shubuh menjelang pagi. Ia menemukan box jualan miliknya ditempati menempel baliho pada pagi hari, Minggu (17/11/2024).
“Baru-baru saya lihat. Waktu saya ke outlet tadi pagi,” tuturnya.
Dia menyesalkan apalagi proses pencabutan baliho yang sudah tertempel akan merusak pemandangan outlet. Sebab, kata dia pencabutan itu setengah mati dilakukan, pastinya akan meninggalkan bekas tempelan.
“Dicabut saja ini setengah mati. Tambah-tambah pekerjaan saja,” bebernya.
Ia pun berharap, kedepannya tidak ada lagi oknum-oknum yang tengah bekerja sebagai tim sukses di Pilkada tak melakukan penempelan baliho sembarangan tempat.
“Semoga tidak ada lagi seperti ini. Karena merugikan. Saya hanya menyalakan timnya karena teledor,” tutupnya.
𝐉𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐥𝐮𝐩𝐚 𝐤𝐮𝐧𝐣𝐮𝐧𝐠𝐢 𝐛𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐥𝐚𝐢𝐧𝐧𝐲𝐚 𝐝𝐢 𝐆𝐨𝐨𝐠𝐥𝐞 𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐬𝐮𝐥𝐭𝐫𝐚𝐢𝐧𝐟𝐨𝐫𝐦𝐚𝐬𝐢.𝐢𝐝, 𝐛𝐚𝐜𝐚 𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢.