Pilu di Mubar: Ibu Diterkam Buaya, Anak Menyaksikan Tanpa Daya
MUNA BARAT, SULTRAINFORMASI.ID – Peristiwa memilukan mengguncang pesisir Desa Tondasi, Kecamatan Tiworo Utara, Kabupaten Muna Barat (Mubar), Minggu (20/07/2025). Seorang ibu bernama Wa Sarina (55), warga Desa Wanseriwu, Kecamatan Tiworo Tengah, diterkam buaya saat mencari kerang bersama keluarganya.
Kejadian tragis itu terjadi sekira pukul 14.35 WITA, ketika korban berada di tengah aliran anak sungai dalam kondisi air laut surut. Tanpa diduga, seekor buaya muncul dan langsung menggigit perut korban.
“Korban sedang mencari kerang di pesisir saat air surut. Tiba-tiba buaya muncul dan langsung menggigit bagian perutnya,” jelas Kapolsek Tiworo Tengah, IPDA Muhammad Saleh.
Yang membuat kejadian ini makin memilukan, serangan buaya tersebut disaksikan langsung oleh dua anak korban, Anton (28) dan Ali (25), serta adik ipar korban, La Dahlan (60), yang turut mendampingi sejak pagi.
Mereka berangkat dari rumah sekitar pukul 10.20 WITA menggunakan perahu menuju pesisir Tondasi. La Dahlan sempat memperingatkan agar tidak menyusuri aliran sungai, namun Wa Sarina tetap mencari kerang lebih ke tengah sungai.
“Sekitar jam 2 lewat, saya lihat dia mulai masuk agak dalam. Saya sudah bilang jangan seberangi sungai. Tak lama kemudian buaya muncul dan menerkam,” kata La Dahlan.
Anton yang melihat ibunya diterkam langsung mencoba menendang buaya, sementara Ali nekat menyelam dan menekan kedua mata predator tersebut agar melepaskan gigitan.
“Setelah saya pijit matanya, buaya baru lepasin gigitan. Ibu langsung kami angkat ke perahu,” tutur Ali.
Korban kemudian dievakuasi ke Pelabuhan Tondasi dan dilarikan ke RSUD Muna Barat. Saat ini, Wa Sarina sedang menjalani operasi akibat luka parah di bagian perut.
Polisi telah memeriksa para saksi dan mendokumentasikan kejadian ini sebagai bahan pelaporan resmi. IPDA Saleh mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar pesisir dan sungai.
“Warga harus lebih waspada. Jangan abaikan potensi bahaya, terutama di wilayah yang diketahui menjadi habitat buaya,” tegasnya.
Peristiwa ini menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban dan menjadi pengingat keras akan bahaya alam liar yang masih mengintai di sekitar perairan Mubar.
𝐉𝐚𝐧𝐠𝐚𝐧 𝐥𝐮𝐩𝐚 𝐤𝐮𝐧𝐣𝐮𝐧𝐠𝐢 𝐛𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐥𝐚𝐢𝐧𝐧𝐲𝐚 𝐝𝐢 𝐆𝐨𝐨𝐠𝐥𝐞 𝐁𝐞𝐫𝐢𝐭𝐚 𝐬𝐮𝐥𝐭𝐫𝐚𝐢𝐧𝐟𝐨𝐫𝐦𝐚𝐬𝐢.𝐢𝐝, 𝐛𝐚𝐜𝐚 𝐝𝐢𝐬𝐢𝐧𝐢.









