Pedagang Legend UHO Kendari Berpulang, Ratusan Orang Antar ke Peristirahatan Terakhir

Pedagang Legend UHO Kendari Berpulang, Ratusan Orang Antar ke Peristirahatan Terakhir. Foto: istimewa.

KENDARI, SULTRAINFORMASI.ID – Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari. Seorang pedagang legendaris di lingkungan kampus itu meninggal dunia dan dimakamkan pada Minggu (14/09/2025), diiringi ratusan orang yang mengantarnya ke peristirahatan terakhir.

Sosok pedagang yang akrab dengan mahasiswa UHO ini dikenal dengan jajanan khasnya, jalangkote dan panada yang selalu jadi penyelamat perut mahasiswa sebelum masuk kelas. Kehilangan dirinya seakan meninggalkan ruang kosong di ingatan banyak orang.

Video prosesi pemakamannya diunggah akun TikTok @/It’s me inta, menampilkan kerumunan orang yang ikut mengiringi. Unggahan tersebut dibanjiri komentar netizen yang merasa kehilangan.

“Jalankote dan Panadanya yang enak jadi kenangan mahasiswa di UHO. Pedagang Legend UHO, turut berdukacita,” tulis caption unggahan itu.

Berbagai komentar pun hadir, mengenang kebaikan dan kesederhanaan almarhum.

“Selamat jalan Lemang, dari SMA sampai kuliah jadi penyelamat kalau lapar sebelum masuk kelas,” tulis akun @/taaaa.

“Teringat pas mau bayar, dia berkata ‘bayar saja yang ko ingat,’ sambil tersenyum,” kenang @/Aris_Santoso1660.

“Penjual legendnya Universitas Halu Oleo ini,” tulis akun @/Ann.

“Terima kasih untuk jajanan pengganjal perut yang bapak jajakan selama ini. Semoga Allah tempatkan bapak di Jannah-Nya. Aamiin,” tambah @/Lyana.

Kepergiannya bukan hanya duka bagi keluarga, tapi juga bagi para mahasiswa, alumni, hingga masyarakat yang pernah merasakan hangatnya pelayanan sederhana sang pedagang. Ia telah menjadi bagian dari cerita panjang kehidupan kampus UHO, yang kini tinggal tersisa kenangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup