Isu Operasi Pajak 89 Titik Meresahkan Warga Kendari, Ini Klarifikasi Resmi Kepala UPTB Kendari‎

Isu Operasi Pajak 89 Titik Meresahkan Warga Kendari, Ini Klarifikasi Resmi Kepala UPTB Kendari. Foto: Istimewa.

‎KENDARI, SULTRAINFORMASI.ID – Pesan berantai yang menyesatkan dan meresahkan masyarakat Kota Kendari terkait Operasi Kepatuhan Pajak Kendaraan di 89 titik viral di berbagai grup WhatsApp. Namun, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sulawesi Tenggara bergerak cepat membantah isu masif tersebut, menegaskan bahwa informasi yang beredar adalah hoax.
‎
‎Kepala Unit Pelaksana Teknis Badan (UPTB) Pengelolaan Pendapatan Sultra Wilayah Kendari, Elly Fitriaty, dengan tegas meluruskan kabar tersebut. Ia memastikan operasi kepatuhan yang sebenarnya dilakukan jauh dari klaim puluhan titik yang menyebar liar di media sosial.
‎
‎”Informasi yang beredar di medsos itu sama sekali tidak betul. Kami hanya melakukan operasi di delapan titik di Kota Kendari, bukan 89 titik seperti yang dikabarkan,” Kata Elly saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (18/11/2025).
‎
‎Elly menjelaskan bahwa Operasi Kepatuhan Pajak Kendaraan ini merupakan agenda rutin yang telah berjalan sejak Oktober dan akan berlanjut hingga akhir November 2025.
‎
‎Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran wajib pajak, mengingat realisasi pendapatan dari sektor kendaraan bermotor masih dinilai rendah.
‎
‎”Pendapatan pajak kendaraan bermotor kita masih sangat kurang. Operasi ini kami lakukan agar masyarakat sadar akan pentingnya membayar pajak tepat waktu, karena ini menyangkut penerimaan daerah,” tambahnya.
‎
‎Ia memberikan contoh kerugian yang ditanggung masyarakat jika menunggak. Pajak sepeda motor tahunan yang seharusnya hanya sekitar Rp300 ribu dapat membengkak hingga dua kali lipat jika terjadi penunggakan, bahkan bisa mencapai jutaan rupiah jika dibiarkan hingga lima tahun.
‎
‎”Jika masyarakat membayar pajak tepat waktu, itu akan sangat menguntungkan pemilik kendaraan dan juga meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah), yang pada akhirnya akan kembali lagi untuk pembangunan dan pelayanan publik di Sultra,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup