Diduga Dimanipulasi, Senter Kepala Nelayan Desa Lowu-lowu Berlabel 150 Watt Ternyata Hanya 50 Watt
KENDARI, SULTRAINFORMASI.ID – Program pengadaan senter kepala bagi nelayan yang bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD) Lowu-lowu, Kecamatan Gu, Kabupaten Buton Tengah (Buteng), Sulawesi Tenggara (Sultra), menjadi sorotan publik.
Pasalnya, senter yang dibagikan kepada masyarakat diduga tidak sesuai dengan spesifikasi yang diminta dan disepakati.
Dari video yang diterima Redaksi Sultrainformasi.id memperlihatkan dos senter kepala itu ditempel yang seharusnya 50 Saat justru ditempel menjadi 150 watt.
Dalam rapat bersama pemerintah desa sebelumnya telah disepakati bahwa senter kepala yang akan diadakan memiliki daya 150 watt. Namun, saat bantuan diterima, masyarakat justru menemukan fakta mencengangkan.
Senter yang dibagikan ternyata hanya berdaya 50 watt, tetapi pada bagian badan lampu ditempel label bertuliskan 150 watt, yang diduga kuat sebagai bentuk manipulasi spesifikasi.
“Kami minta 150 watt. Itu sudah dibahas dalam rapat desa. Tapi setelah dicek, lampu yang dibagikan ternyata hanya 50 watt. Lebih parahnya lagi, ditempeli tulisan 150 watt,” katanya
Fakta tersebut semakin kuat setelah masyarakat melakukan pengecekan harga dan spesifikasi produk serupa di toko daring. Hasilnya, senter yang dibagikan identik dengan produk 50 watt yang beredar bebas di pasaran.
Salah satu penerima bantuan, Nasaruddin, mengaku terkejut saat mengetahui spesifikasi sebenarnya dari senter yang ia terima.
“Katanya 150 watt, tapi setelah dicek ternyata hanya 50 watt. Dan bukan cuma saya, semua lampu yang dibagikan ke masyarakat sama,” ujarnya.
Diketahui, pengadaan senter kepala tersebut merupakan program Desa Lowu-lowu tahun anggaran 2025 yang ditujukan untuk nelayan dan dibagikan kepada seluruh kepala keluarga (KK).
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada klarifikasi resmi dari pemerintah Desa Lowu-lowu terkait dugaan manipulasi spesifikasi barang tersebut.









