Tahanan Kasus Narkoba di BNNP Sultra Tewas Tergantung, Keluarga Curiga Ada Kejanggalan
KENDARI, SULTRAINFORMASI.ID – Seorang tahanan kasus narkoba berinisial LI (40) ditemukan tewas tergantung di dalam ruang sel Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Tenggara, Selasa (07/10/2025) malam. Peristiwa ini menimbulkan tanda tanya besar di kalangan keluarga yang mencurigai adanya kejanggalan di balik kematian korban.
Kejadian tersebut diketahui saat mobil jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Kendari datang menjemput korban sekitar pukul 22.10 WITA. Sekitar 25 menit kemudian, jenazah dibawa menuju RS Bhayangkara Kendari untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Selama proses evakuasi berlangsung, pihak keamanan BNNP Sultra tidak memperkenankan awak media memasuki area kantor. Jurnalis hanya dapat memantau aktivitas dari luar pagar gedung.
Dari informasi yang beredar, korban diduga mengakhiri hidup dengan cara gantung diri menggunakan celana panjang.
Namun, pihak keluarga tidak yakin dan meminta dilakukan autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian LI.
“Informasinya gantung diri pakai celana panjang. Saya lihat lilitan celana di lehernya, tapi kami tidak yakin, ada kejanggakan makanya kami minta autopsi” kata A, salah satu anggota keluarga korban, Rabu (8/10/2025).
Menurutnya, keluarga baru mengetahui kabar kematian LI setelah seorang mantan pegawai BNNP Sultra datang mengabarkan kejadian itu pada Rabu pagi.
“Kami baru tahu pagi tadi setelah diberitahu mantan pegawai BNN,” tutupnya.
Pihak keluarga kini tengah menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara untuk memastikan penyebab kematian korban.
Sementara itu, pihak BNNP Sultra hingga saat ini belum memberikan keterangan resmi terkait peristiwa tersebut.









