TKBM Wangi-Wangi Gelar Aksi Damai di Kantor KUPP Wanci, Tuntut Penegakan Regulasi dan Penertiban Dermaga Ilegal
WAKATOBI, SULTRAINFORMASI.ID – Puluhan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Wangi-Wangi turun ke jalan menggelar aksi damai, menuntut pemerintah pusat hingga daerah segera menyelesaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi di wilayah pelabuhan.
Aksi itu digelar di pintu gerbang Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KUPP) Kelas II Wanci mendadak riuh Senin (08/12/2025) sekira pukul 09.30 WITA.
Aksi ini dipimpin langsung Ketua Koperasi TKBM Wangi-Wangi La Ode Alimu, Sekretaris Erick Susanto, dan koordinator lapangan Bung R. Mereka menegaskan aksi tersebut merupakan gerakan serentak seluruh Koperasi TKBM Pelabuhan se-Indonesia yang terdaftar di INKOP TKBM Pelabuhan Pusat.
Dalam orasinya, para TKBM menyampaikan dua tuntutan utama kepada pemerintah pusat, mendesak Kementerian Perhubungan RI segera menegakkan regulasi terkait penyelenggaraan tenaga kerja bongkar muat di seluruh pelabuhan.
Bukan hanya itu mereka juga meminta Dirjen Perhubungan Laut untuk menjalankan keputusan resmi yang telah disahkan terkait pengelolaan TKBM.
Massa aksi juga menyoroti masalah yang mereka hadapi di wilayah kerja KUPP Kelas II Wanci. Mereka menuntut KUPP Kelas II Wanci bersama dinas terkait (Dinas Koperasi/Ketenagakerjaan dan Dinas Perhubungan Wakatobi) menertibkan kelompok-kelompok yang dianggap merongrong hak TKBM di Terminal Pengumpan Lokal Kelurahan Wanci.
Dilaksanakannya pertemuan bersama antara KUPP, Pemda, dinas terkait, pelaku usaha, dan TKBM untuk memperbarui tarif OPP/OPT di seluruh pelabuhan Kabupaten Wakatobi. Penertiban dermaga liar yang disebut marak beroperasi di wilayah kerja KUPP Kelas II Wanci.
Menanggapi aksi tersebut, Pelaksana Harian (PH) KUPP Kelas II Wanci, Rahman, menyatakan siap menindaklanjuti seluruh tuntutan para pekerja. Ia berjanji menyelesaikan polemik tersebut secepat mungkin agar aktivitas pelabuhan dapat berjalan tertib dan selaras.









