Ratusan Warga Routa Tutup Jalan Hauling dan Lumpuhkan Aktivitas PT SCM
KONAWE, SULTRAINFORMASI.ID – Ratusan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Routa Bersatu menutup jalan hauling PT Sulawesi Cahaya Mineral (SCM) di Kecamatan Routa, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, Selasa (15/12/2025).
Aksi tersebut menyebabkan seluruh aktivitas pengangkutan dan penambangan perusahaan lumpuh total.
Penutupan jalan dilakukan sejak siang hari dengan memblokade jalur utama hauling yang biasa digunakan untuk mobilisasi material tambang. Selain menghentikan aktivitas angkutan, massa juga memastikan seluruh kegiatan penambangan di area site PT SCM tidak beroperasi.
Aksi ini dipicu kekecewaan warga lantaran pimpinan tertinggi PT SCM belum juga menemui massa aksi. Warga menilai aspirasi dan tuntutan yang telah disampaikan berulang kali tidak mendapat respons serius dari manajemen perusahaan.
Tokoh pemuda Routa, Rafli, menegaskan bahwa penutupan jalan hauling dan aktivitas mining merupakan bentuk tekanan kepada perusahaan agar segera membuka ruang dialog.
“Kami menutup jalan hauling dan menghentikan seluruh aktivitas mining karena sampai hari ini pimpinan PT SCM belum menemui kami. Kami ingin kepastian dan tanggung jawab langsung dari pengambil keputusan tertinggi,” kata Rafli.
Ia menambahkan, warga menolak jika hanya diwakili oleh pihak-pihak yang tidak memiliki kewenangan penuh. Massa menegaskan akan bertahan di lokasi hingga pimpinan perusahaan datang menemui masyarakat secara langsung.
“Tidak ada aktivitas yang boleh berjalan selama tuntutan kami belum ditanggapi. Tidak ada tawar-menawar, kecuali pimpinan PT SCM hadir langsung di Routa,” tegasnya.
Hingga saat ini, ratusan warga masih berjaga di sejumlah titik akses jalan hauling untuk memastikan tidak ada kendaraan perusahaan yang melintas. Situasi di lapangan terpantau kondusif meski penjagaan dilakukan secara ketat.
Warga berharap pihak perusahaan segera membuka ruang dialog guna menyelesaikan persoalan secara damai dan tidak berlarut-larut.









