Diduga Hendak Tawuran, Remaja Lempar Bom Molotov Saat di Bubarkan Polisi
KENDARI, SULTRAINFORMASI.ID – Aksi sekelompok remaja yang diduga hendak terlibat tawuran digagalkan Tim Patroli Perintis Presisi Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) di lorong PDAM, Kelurahan Rahandouna, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Selasa (20/01/2026) malam.
Komandan Tim (Dantim) Perintis Presisi Ditsamapta Polda Sultra, Bripka Boy Sagita, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekira pukul 23.00 WITA, setelah Tim menerima laporan dari warga terkait aktivitas mencurigakan puluhan remaja yang berkumpul di rumah salah satu warga. Menurut laporan, kelompok tersebut membawa sejumlah senjata tajam seperti parang, gosir, dan celurit yang telah dimodifikasi.
Saat petugas tiba di lokasi, tawuran dilaporkan sudah sempat terjadi. Ketika aparat berupaya membubarkan massa, situasi mendadak memanas setelah salah seorang remaja melemparkan bom molotov ke arah petugas.
“Ketika kami mendekat untuk membubarkan, salah satu remaja melempar bom molotov,” kata boy.
Melihat kedatangan petugas, sebagian besar remaja langsung melarikan diri. Dari lebih dari 20 orang yang berada di lokasi, aparat berhasil mengamankan tiga orang remaja yang diduga terlibat. Salah satu terduga bahkan sempat menerobos masuk ke rumah warga sebelum akhirnya diamankan.
Diketahui, ketiga remaja yang diamankan masih berusia sekitar 14 hingga 15 tahun. Dari lokasi kejadian, petugas turut mengamankan satu batang kayu serta satu senjata tajam hasil modifikasi yang terbuat dari gunting.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait motif aksi tersebut serta menelusuri remaja lain yang melarikan diri. Aparat juga mengimbau peran aktif orang tua dan masyarakat untuk mengawasi pergaulan anak-anak agar kejadian serupa tidak terulang.









