Guru Seni di Kendari Diduga Cabuli 11 Siswinya, Pegang Payudara-Tepuk Paha

Guru Seni di Kendari Diduga Cabuli 11 Siswinya, Pegang Payudara-Tepuk Paha. Foto: Dok. Polresta Kendari.

KENDARI, SULTRAINFORMASI.ID – Oknum guru seni berinisial S (55) ditangkap Tim Buser77 Satreskrim Polresta Kendari karena diduga mencabuli 11 siswi Sekolah Dasar (SD). Diantara 11 korban, ada yang mengaku dipegang payudaranya hingga pahanya ikut ditepuk-tepuk.

“Benar. Dari 11 orang (korban) siswi SD, ada lima korban yang buat laporan ke pihak kami. Pelaku juga kini telah diamankan,” kata Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Nirwan Fakaubun melalui keterangan resminya, Selasa (03/09/2024) malam.

Nirwan menjelaskan bahwa S (pelaku) ditangkap oleh Tim Buser77 Satreskrim Polresta Kendari pada Jumat, 30 Agustus 2024 sekira pukul 13.00 WITA.

Ia ditangkap berdasarkan laporan polisi dengan nomor LP/B/331/VIII/2024/SPKT/POLRES KENDARI/POLDA SULAWESI TENGGARA.

Penangkapan itu dilakukan setelah menerima laporan dari salah satu ibu korban yang keberatan. Anaknya yang berusia 10 tahun itu mengaku dicabuli dengan cara dipegang areal sensitif (payudara) korban.

“Informasi dari orang tuanya. Korban berinisial AQ dipegang payudaranya oleh pelaku. Peristiwa itu terjadi pada bulan Agustus 2024 di Kendari Permai, Kambu,” jelas Nirwan.

Kata Nirwan, saat diinterogasi. Dugaan pencabulan itu berawal dalam proses belajar mengajar, terduga pelaku S berikan tugas kepada anak-anak pelajar.

Tak lama kemudian, siswi SD itu panggil S (paguru-paguru) untuk dilihat hasil tugasnya. S pun mengampiri anak-anak yang memanggil itu.

“Saat melihat hasil tugas, S menepuk-menepuk pundak belakang anak-anak mengatakan bukan begini caranya masih salah,” katanya.

S pun meminta kerja kembali tugas yang diberikan. Saat itu juga, S sambil mencubit pipi anak-anak.

“Pada jam istirahat datang anak-anak menghampiri S langsung memeluk. Saat dipeluk, S menepuk-nepuk paha dan mengatakan sudah-sudahmi,” pungkasnya.

๐‰๐š๐ง๐ ๐š๐ง ๐ฅ๐ฎ๐ฉ๐š ๐ค๐ฎ๐ง๐ฃ๐ฎ๐ง๐ ๐ข ๐›๐ž๐ซ๐ข๐ญ๐š ๐ฅ๐š๐ข๐ง๐ง๐ฒ๐š ๐๐ข ๐†๐จ๐จ๐ ๐ฅ๐ž ๐๐ž๐ซ๐ข๐ญ๐š ๐ฌ๐ฎ๐ฅ๐ญ๐ซ๐š๐ข๐ง๐Ÿ๐จ๐ซ๐ฆ๐š๐ฌ๐ข.๐ข๐, ๐›๐š๐œ๐š ๐๐ข๐ฌ๐ข๐ง๐ข.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup