Sekelompok Remaja di Kendari Tawuran Dipicu Saling Ejek Lewat Medsos, Polisi Dapati Badik
KENDARI, SULTRAINFORMASI.ID – Sekelompok remaja di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) terlibat aksi tawuran dipicu saling ejek-hina lewat media sosial (medsos). Beruntung, sekelompok remaja itu berhasil diamankan polisi, namun saat ditangkap pihak kepolisian mendapati badik.
Aksi tawuran yang dilakukan sekelompok remaja itu bertempat di simpang empat lampu merah Wua-wua, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Wua-wua, Sabtu (05/10/2024) sekira pukul 01.00 WITA dini hari.
Komandan Tim Patroli Perintis Presisi Polda Sultra, Bripka Boy Sagita menuturkan aksi tawuran itu bermula saling ejek-hina di Medsos.
“Saling ejek dan hina lewat sosmed kedua kelompok saling undang untuk melalukan aksi tawuran di perempatan lampu merah Wua-wua,” kata Boy kepada sultrainformasi.id.
Dari aksi sekelompok remaja itu, Boy membeberkan sebanyak lima remaja diamankan. Masing-masing dari kelimanya masih berusia 16 hingga 17 tahun.
Kelimanya diperiksa dan ditemukan salah seorang di antara mereka menyimpan senjata tajam (sajam) berupa badik.
“Kedapatan membawa dan menyimpan sajam berjenis badik,” terangnya.
Selain badik, tim patroli juga mengamankan beberapa senjata lainnya yang digunakan para remaja itu untuk melancarkan aksi tawurannya.
Kini 5 remaja yang berinisial DF (17), RS (16), ZF (16), AS (16), dan KV (16) itu digiring ke Polresta Kendari untuk ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.
๐๐๐ง๐ ๐๐ง ๐ฅ๐ฎ๐ฉ๐ ๐ค๐ฎ๐ง๐ฃ๐ฎ๐ง๐ ๐ข ๐๐๐ซ๐ข๐ญ๐ ๐ฅ๐๐ข๐ง๐ง๐ฒ๐ ๐๐ข ๐๐จ๐จ๐ ๐ฅ๐ ๐๐๐ซ๐ข๐ญ๐ ๐ฌ๐ฎ๐ฅ๐ญ๐ซ๐๐ข๐ง๐๐จ๐ซ๐ฆ๐๐ฌ๐ข.๐ข๐, ๐๐๐๐ ๐๐ข๐ฌ๐ข๐ง๐ข.









