Gerak Jalan Hingga Malam Hari, Puluhan Pelajar di Baubau Pingsan, Warga: Tidak Mengenal Hari Esok?

Peserta Gerak Jalan Jatuh Pingsan. Foto: Istimewa.

BAUBAU, SULTRAINFORMASI.ID – Kemeriahan lomba Gerak Jalan Indah dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, berubah dramatis ketika puluhan pelajar tumbang akibat kelelahan hingga malam hari, Selasa (12/08/2025).

Rekaman insiden tersebut cepat menyebar di media sosial. Dalam salah satu video, terdengar suara warga yang prihatin melihat kondisi para peserta. “Pingsan berjamaah. Capek itu kasihan dari subuh. Ih da kejang,” kata seorang warga dalam video.

Beberapa peserta yang pingsan sempat diberi pertolongan seadanya oleh rekan-rekan mereka, sebelum akhirnya tim medis dari Dinas Kesehatan Kota Baubau turun tangan. Petugas memberikan penanganan, termasuk pemasangan selang oksigen bagi peserta yang kondisinya lemah.

Pelajar yang kondisinya semakin menurun, mereka langsung dirujuk ke RSUD Palagimata Baubau dan puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif.

Berdasarkan informasi, kegiatan Gerak Jalan Indah ini berlangsung maraton sejak Senin (11/08/2025) pagi hingga malam.

Dimulai pukul 08.00 WITA dengan barisan pelajar Sekolah Dasar yang berjalan sejauh sekitar 4 kilometer, disusul siswa SMP hingga sore hari, dan berlanjut dengan peserta SMA sampai acara berakhir sekira pukul 21.30 WITA.

Seorang warga, Aslad (28), mengaku prihatin setelah melihat sejumlah video insiden ini yang beredar di media sosial.

“Kasihan sekali anak-anak itu, dari pagi sampai malam disuruh jalan. Tidak mengenal hari esok di sana? Banyak yang sudah pucat dan lemas,” ungkap Alshad warga Kendari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup