Hilang di Hutan Molagina, Seorang Pria Ditemukan Selamat Setelah 24 Jam Pencarian

Hilang di Hutan Molagina, Seorang Pria Ditemukan Selamat Setelah 24 Jam Pencarian. Foto: istimewa.

BUTON SELATAN, SULTRAINFORMASI.ID – Drama pencarian warga yang hilang di hutan Desa Molagina, Kecamatan Batauga, Buton Selatan, akhirnya berakhir lega. Setelah hampir 24 jam dinyatakan hilang, La Ode Rusli (35), warga Lingkungan Molagina Puncak Damai, ditemukan selamat oleh Tim SAR Gabungan, Kamis (21/08/2025) pagi.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kendari, Amiruddin A.S, menjelaskan, operasi pencarian memasuki hari kedua dimulai sejak pukul 07.00 Wita. Tim SAR dibagi menjadi dua regu untuk menyisir area hutan yang cukup luas.


“Tim 1 melakukan penyisiran di sisi kiri lokasi terakhir korban terlihat (LKP) dengan cakupan area 3,5 km², sementara Tim 2 menyisir sisi kanan dengan luas 3,55 km²,” kata Amiruddin.

Upaya keras itu membuahkan hasil. Pada pukul 08.50 Wita, korban ditemukan dalam keadaan selamat meski tubuhnya lemas, sekitar 520 meter arah timur laut dari LKP. Korban kemudian dievakuasi menuju rumahnya untuk diserahkan kepada pihak keluarga.


“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai dan ditutup. Semua unsur yang terlibat kembali ke kesatuannya masing-masing,” tambah Amiruddin.

Kronologis kejadian bermula Rabu (20/08/2025) pagi sekitar pukul 07.30 Wita, saat La Ode Rusli pamit kepada keluarga untuk pergi ke kebun. Biasanya ia hanya membutuhkan 3 hingga 4 jam sebelum kembali ke rumah. Namun hingga sore hari, keberadaannya tidak diketahui. Pihak keluarga bersama warga sempat melakukan pencarian, namun hasilnya nihil hingga akhirnya dilaporkan ke Basarnas Kendari.

Operasi pencarian ini melibatkan banyak pihak, mulai dari Staf Operasi KPP Kendari, Pos SAR Baubau, BPBD Buton Selatan, Babinsa Molagina, Polsek Batauga, aparat kelurahan, hingga warga sekitar. Sejumlah peralatan modern juga dikerahkan, seperti rescue car, drone thermal, peralatan medis dan evakuasi, serta perangkat komunikasi.

Cuaca berawan sepanjang operasi tidak menghambat jalannya pencarian. Berkat koordinasi dan kerja sama semua unsur, korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup