Tak Ditemui Gubernur, Warga Tapak Kuda Kendari Pulang dengan Air Mata dan Kekecewaan

Tak Ditemui Gubernur, Warga Tapak Kuda Kendari Pulang dengan Air Mata dan Kekecewaan. Foto: Istimewa.

KENDARI, SULTRAINFORMASI.ID – Tak ditemui oleh Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka (ASR) maupun Wakil Gubernur (Wagub) Hugua, puluhan warga Tapak Kuda Kendari pulang dengan air mata dan kekecewaan usai menggelar aksi di Kantor Gubernur Sultra, Rabu (05/11/2025).

Dalam unjuk rasa tersebut, warga menuntut kejelasan hak atas tanah yang mereka klaim sebagai milik sah dan menolak pengambilalihan oleh Koperasi Perikanan Perempangan Soananto (Kopperson).

Suasana sempat haru ketika sejumlah ibu-ibu menangis histeris saat mencoba menerobos masuk ke dalam kantor gubernur, berharap keluhannya bisa langsung disampaikan kepada pimpinan daerah.

Salah satu warga, Ibu Ati (63), mengaku telah tinggal di kawasan Tapak Kuda sejak tahun 1993 dan memegang sertifikat hak milik.

“Saya tinggal di Tapak Kuda sudah 32 tahun, dari 1993,” kata Ati dengan suara bergetar di sela-sela unjuk rasa.

Ia menuturkan, selain sebagai tempat tinggal, lahan itu juga menjadi sumber penghidupan dengan berjualan kelapa muda.

Meski telah menunggu lama di halaman kantor, tak satu pun pejabat yang menemui mereka. Aksi pun berakhir dengan kekecewaan mendalam, meninggalkan jejak air mata para warga yang berharap keadilan atas tanah tempat mereka berpijak selama puluhan tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup