Usai Dilamar dan Janji Mahar Lokasi Tambang-Sawit, Dokter asal Makassar Ngaku Ditipu Pria Kendari
KENDARI, SULTRAINFORMASI.ID – Dokter kecantikan asal Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Resti Muzakkir, mengaku menjadi korban dugaan penipuan pria asal Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), setelah dijanjikan mahar berupa lokasi tambang hingga kebun sawit dalam rencana pernikahan mereka.
Kisah pilu tersebut viral setelah Resti mengunggah curahan hatinya melalui media sosial (medsos), Minggu (14/12/2025).
Dilihat sultrainformasi.id, Rabu (19/12/2025), dalam unggahan itu, Resti menyebut inisial MS, pria asal Kendari, sebagai sosok yang diduga telah mengkhianati kepercayaan dan harapan masa depan yang selama ini ia bangun.
Resti menuturkan, selama menjalin hubungan asmara, dirinya kerap dimintai bantuan dana dengan berbagai alasan. Mulai dari pinjaman pribadi, kebutuhan keluarga, hingga pengurusan notaris dan tim kerja. Dilandasi rasa cinta dan keyakinan terhadap pasangannya, Resti mengaku mentransfer uang dalam jumlah besar.
“Ini jadi pelajaran hidup yang sangat mahal,” tulis Resti dalam unggahannya.
Ia mengungkapkan pernah mentransfer Rp250 juta dalam satu kali pengiriman. Setelah itu, sejumlah transfer lain kembali dilakukan hingga total kerugian yang dialaminya mencapai ratusan juta rupiah. Namun, saat Resti mulai menagih kejelasan pengembalian dana, situasi justru berubah.
Alih-alih mendapatkan kejelasan, Resti mengaku menerima ancaman. Klinik tempatnya bekerja disebut akan dibuat bermasalah, bahkan ditutup, jika ia terus menuntut haknya. Di titik tersebut, kisah cinta yang semula penuh janji manis perlahan runtuh.
Melalui medsosnya, Resti juga membagikan potongan kenangan masa lalu. Mulai dari momen pertunangan mereka di Makassar, janji lamaran dengan mahar fantastik berupa lokasi tambang dan kebun sawit, rencana akad nikah di Tanah Suci Makkah, hingga impian masa depan yang kini hanya tersisa kenangan.
“Rencana masa depan hancur oleh satu kebohongan. Berpisah adalah akhir dari drama yang tak kuinginkan,” tulisnya.
Tekanan batin akibat peristiwa tersebut membuat Resti terpuruk. Ia mengaku sempat mengalami depresi sebelum akhirnya dikuatkan oleh orang-orang terdekat yang membantunya bangkit dan belajar menerima cobaan hidup.
Pengakuan Resti pun menyebar luas dan menuai perhatian publik secara nasional. Ribuan warganet menyampaikan simpati, doa, serta dukungan moral. Tak sedikit pula yang mendorong Resti untuk menempuh jalur hukum agar kasus yang dialaminya dapat diproses secara adil.
Hal itu turut dibenarkan oleh saudara Resti, Nurul Hikma. Ia menyebut total kerugian yang dialami Resti diperkirakan mencapai Rp500 juta.
“Benar, total kerugian ada sekitar Rp500 juta,” kata Nurul saat dihubungi sultrainformasi.id melalui Whatsapp (WA), Rabu (17/12/2025).
Sementara itu, MS saat dikonfirmasi mengakui pernah melamar Resti pada Selasa, 4 November 2025 di Sulsel. Ia juga membenarkan adanya rencana pemberian mahar berupa uang, lokasi tambang, hingga kebun sawit, meski belum sempat direalisasikan.
“Iya, itu memang mahar. Ada semua itu,” katanya, Rabu (17/12/2025).
Terkait dana ratusan juta rupiah yang disebut sebagai pinjaman, Abi berdalih uang tersebut digunakan untuk mengurus perusahaan milik Resti. Ia juga menyebut urusan keuangan dalam hubungan mereka adalah hal yang biasa dan saling memberi.
“Kita ini sama-sama, saya pernah kasihkan dia uang, dia juga sebaliknya. Jadi hal biasa. Saya juga pakai uangnya itu karena urus perusahaannya, saya bayar notaris, dan lain-lain,” tutupnya.









