Pria di Kendari Jadi Korban Penganiayaan Brutal di Kost Jalan Veteran, Kasus Dilaporkan ke Polisi
KENDARI, SULTRAINFORMASI.ID – Seorang pria bernama Ferdin menjadi korban penganiayaan brutal yang diduga dilakukan secara bersama-sama oleh sekelompok orang di sebuah rumah kost di Jalan Veteran, Kelurahan Bonggoeya, Kecamatan Wua-wua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Senin (07/01/2026) dini hari.
Peristiwa bermula sekira pukul 03.53 WITA. Saat itu, Ferdin menerima panggilan dari seorang perempuan bernama Fathin yang meminta bantuan. Fathin mengaku kebingungan karena seorang pria bernama Aldi dalam kondisi mabuk dan tertidur di depan kamar kostnya.
Menanggapi permintaan tersebut, Ferdin bersama rekannya, Oji, mendatangi kost Fathin di Kost Top Jalan Veteran. Keduanya kemudian mengantar Aldi ke depan Karaoke Nav, tempat kakak Aldi berada. Setelah memastikan Aldi dijemput, Ferdin dan Oji kembali ke kost Fathin.
Namun situasi berubah tegang sekira pukul 04.15 WITA. Seorang perempuan bernama Devi, yang disebut sebagai mantan pacar Aldi, datang ke kamar kost Fathin. Tak lama berselang, sekira pukul 04.20 WITA, Aldi kembali ke lokasi bersama dua rekannya, Azisul dan Risno yang disebut sebagai kakak Aldi.
Menurut pengakuan Ferdin, insiden penganiayaan terjadi saat ia membuka pintu kamar untuk berbicara.
“Begitu pintu terbuka, Aldi langsung melompat dan memukul saya. Tidak berhenti di situ, Azisul ikut memukul dan mengenai wajah saya,” kata Ferdin saat dikonfirmasi, Kamis (08/01/2026).
Melihat keributan tersebut, Oji keluar dari kamar untuk melerai. Namun upaya tersebut justru berujung pada kekerasan. Oji disebut ikut dibanting oleh Aldi dan Azisul.
“Saya sempat menarik Azisul, tetapi mereka kembali membanting saya ke lantai dan memukul saya secara bersama-sama,” ungkap Ferdin.
Akibat kejadian itu, Ferdin mengaku mengalami luka-luka serta trauma. Merasa dirugikan, ia pun melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama tersebut ke Polresta Kendari untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.
“Saya berharap pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan ini dan memberikan keadilan atas peristiwa kekerasan yang saya alami,” harapnya.










