Abrasi Hantam Pesisir Pantai Desa Laimeo Konut, Ada Warga Kaitkan dengan Gurita Raksasa

Abrasi Hantam Pesisir Pantai Desa Laimeo Konut, Ada Warga Kaitkan dengan Gurita Raksasa. Foto: istimewa.

KONAWE UTARA, SULTRAINFORMASI.ID – Warga Desa Laimeo, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra), digegerkan fenomena abrasi mendadak yang menghantam pesisir pantai pada Senin (15/09/2025) siang.

Hamparan pasir di bibir pantai lenyap hanya dalam hitungan jam, membuat warga panik dan ketakutan.

Peristiwa itu bermula sekitar pukul 12.30 WITA, ketika warga melihat munculnya gelembung-gelembung di permukaan laut dengan radius sekitar dua meter. Tak lama berselang, pasir di bibir pantai terkikis dan membentuk cekungan dengan kedalaman diperkirakan 15 meter serta panjang sekitar 94 meter.

Kejadian tersebut sempat direkam oleh warga dan langsung viral di media sosial. Dalam salah satu video, terdengar suara seorang perempuan yang menyebut fenomena itu dikaitkan dengan mitos gurita raksasa.

“Boleh percaya boleh tidak, ini menurut kepercayaan orang di sini ada gurita raksasa mengamuk kayak da luapkan amrahnya,” ucap perempuan dalam video yang diunggah di akun Instagram @anhyjohanis23.

Kepanikan warga kian besar karena sebagian besar permukiman Desa Laimeo berada dekat pesisir. Banyak dari mereka memilih menjauh dari pantai, khawatir abrasi semakin meluas.

Meski begitu, secara ilmiah abrasi dijelaskan sebagai proses pengikisan pantai yang disebabkan oleh arus laut, gelombang, hingga pasang surut air.

  • Prawiradisastra (2003) menyebut abrasi dipicu gelombang laut, sementara
  • Damaywanti (2013) menegaskan faktor arus dan pasang surut juga berperan.
  • Yuwono (2005) menambahkan abrasi dapat berupa longsoran material di tebing maupun dinding pantai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup