Jual Nilam untuk Bantu Keluarga yang Sakit, IRT di Konut Dijambret OTK Senilai Rp3,8 Juta
KONAWE UTARA, SULTRAINFORMASI.ID – Baru saja menjual nilam untuk membantu keluarganya yang sakit, seorang ibu rumah tangga (IRT) di Kabupaten Konawe Utara (Konut) harus menelan pil pahit. Uang hasil jual nilam senilai Rp3,8 juta raib dijambret orang tak dikenal (OTK) di ruas jalan sepi Desa Banggarema, Kecamatan Andowia, Sabtu (18/10/2025) sekira pukul 12.00 WITA.
Korban berinisial A bersama suaminya, H, berangkat dari Desa Waworaha, Kecamatan Lasolo menuju BLUD Rumah Sakit (RS) Konut di Desa Lahimbua, Kecamatan Andowia. Mereka berboncengan menggunakan sepeda motor dengan membawa uang hasil penjualan nilam.
“Rencana mau jenguk keluarga yang sakit di rumah sakit,” kata A, Minggu (19/10/2025).
Namun, saat melintas di jalan sepi di Desa Banggarema, tiba-tiba muncul seorang pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor dari arah belakang. Tanpa basa-basi, pelaku langsung menarik tas milik korban hingga terlepas, lalu melarikan diri dengan kecepatan tinggi.
Di dalam tas tersebut terdapat uang tunai Rp3,8 juta hasil jual nilam, sebuah handphone, dan beberapa barang berharga lainnya. Uang itu rencananya akan digunakan untuk membantu biaya perawatan keluarga yang sedang dirawat di rumah sakit serta kebutuhan harian mereka.
“Saya habis jual nilam, uangnya mau dipakai bantu keluarga di rumah sakit, tapi sudah dijambret,” sesalnya.
Korban mengaku sempat berteriak meminta bantuan warga sekitar, namun kondisi jalan yang sepi membuat pelaku dengan mudah kabur. Setelah kejadian, korban langsung melapor ke pihak kepolisian.
Kasat Reskrim Polres Konut, AKP Abdul Azis Husain Lubis, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan, tim kini sedang melakukan penyelidikan untuk mengejar pelaku.
“Ada laporan penjambretan, masih kami selidiki. Doakan segera tertangkap,” pungkasnya.









