Viral! Pernyataan Wakil Ketua DPR Jadi Sorotan: Tak Perlu Ahli Gizi, Nanti Saya Selesaikan di DPR

Viral! Pernyataan Wakil Ketua DPR Jadi Sorotan: Tak Perlu Ahli Gizi, Nanti Saya Selesaikan di DPR. Foto: istimewa.

NASIONAL, SULTRAINFORMASI.ID – Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, kembali menjadi sorotan publik usai pernyataannya soal tenaga ahli gizi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) viral di media sosial. Pernyataan itu disampaikan Cucun saat Forum Konsolidasi SPPG se-Kabupaten Bandung, yang berujung memicu polemik.

Dalam forum tersebut, seorang peserta mengeluhkan sulitnya Badan Gizi Nasional (BGN) merekrut ahli gizi untuk ditempatkan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Peserta itu mengusulkan agar BGN tidak lagi menggunakan istilah “ahli gizi” bila tenaga yang direkrut tidak memiliki latar belakang pendidikan gizi.

Namun penjelasan peserta itu belum tuntas ketika Cucun langsung memotong. “Kamu itu (bicaranya) terlalu panjang. Yang lain kasihan,” katanya.

Ia juga menilai peserta tersebut arogan. “Saya enggak suka anak muda arogan kayak gini. Mentang-mentang kalian sekarang dibutuhkan negara, kalian bicara undang-undang. Pembuat kebijakan itu saya,” tegasnya.

Dalam video yang sama, Cucun juga menyampaikan rencana mengubah diksi “ahli gizi” dalam program MBG. “Tidak perlu ahli gizi. Cocok enggak? Nanti saya selesaikan di DPR,” ujarnya.

Menurut Cucun, tenaga pengganti ahli gizi dapat diambil dari lulusan SMA yang diberikan pelatihan singkat.

“Nanti tinggal ibu Kadinkes melatih orang. Bila perlu di sini, di kabupaten itu, punya anak-anak yang fresh graduate, anak-anak SMA cerdas, dilatih sertifikasi, saya siapkan BSNP. Program MBG tidak perlu kalian yang sombong seperti ini,” tutur Cucun.

Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari berbagai kalangan profesional gizi yang menilai penanganan gizi tidak bisa dilakukan oleh tenaga tanpa kompetensi khusus. Namun Cucun sendiri sebelumnya telah menyampaikan permintaan maaf bila ucapannya dianggap menyinggung profesi ahli gizi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup