Ular Piton 7 Meter Masuk Plafon Rumah Warga di Kemaraya Kendari
KENDARI, SULTRAINFORMASI.ID – Warga Kelurahan Kemaraya, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), dibuat geger oleh kemunculan seekor ular piton berukuran besar yang masuk dan bersembunyi di plafon rumah, Minggu malam (08/02/2026).
Ular piton dengan panjang mencapai 7 meter tersebut berhasil dievakuasi Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Kendari setelah proses penyelamatan yang berlangsung hampir satu jam.
Humas Dinas Damkar Kota Kendari, Martoyo Awaluddin, mengungkapkan kejadian bermula saat pemilik rumah bernama Yones mendengar suara mencurigakan menyerupai pijakan kaki di bagian depan rumahnya sekira pukul 23.45 WITA.
“Pemilik rumah awalnya mengira ada orang, namun setelah dicek justru menemukan seekor ular piton berukuran besar di sekitar rumah,” kata Martoyo, Senin (09/02/2026).
Sempat panik, Yones berlari ke belakang rumah untuk mengambil parang. Namun saat kembali, ular tersebut sudah tidak terlihat. Tak lama kemudian, diketahui ular itu telah naik dan bersembunyi di atas plafon rumah.
Menyadari situasi berbahaya dan tak mampu menanganinya sendiri, Yones segera menghubungi Tim Rescue Damkar Kota Kendari.
Setibanya di lokasi, petugas menghadapi tantangan cukup berat. Posisi ular yang berada di rangka plafon, ukuran tubuh yang besar, serta ruang gerak yang terbatas membuat proses evakuasi harus dilakukan secara ekstra hati-hati. Bahkan, beberapa bagian plafon rumah terpaksa dibongkar untuk memastikan posisi ular dan mencegah risiko jatuh secara tiba-tiba.
Dengan menggunakan peralatan khusus seperti tongkat penjepit, senter serta satu unit kendaraan operasional, tim rescue akhirnya berhasil mengevakuasi ular tersebut sekira pukul 00.57 WITA. Proses evakuasi berlangsung kurang lebih 50 menit dan berjalan aman tanpa korban jiwa maupun kerusakan serius pada rumah warga.
Komandan Regu Rescue Pleton 2, Darius, menyebut keberhasilan evakuasi tak lepas dari koordinasi tim dan dukungan warga sekitar yang turut membantu pengamanan lokasi.
“Ukuran ular cukup besar dan posisinya berada di rangka atap, namun berkat kerja sama dan teknik penanganan yang tepat, evakuasi bisa dilakukan dengan aman,” ujarnya.









