‎Perkuat Deteksi Dini, Lapas Kendari Resmi Luncurkan Aplikasi Pengamanan Digital SIPAMINAL

‎Perkuat Deteksi Dini, Lapas Kendari Resmi Luncurkan Aplikasi Pengamanan Digital SIPAMINAL

KENDARI, SULTRAINFORMASI.ID – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kendari mengambil langkah progresif dalam memperketat pengamanan. Memanfaatkan momentum digitalisasi, Lapas Kendari resmi meluncurkan inovasi terbaru bernama SIPAMINAL (Sistem Pengamanan Internal), sebuah aplikasi penunjang deteksi dini berbasis real-time.
‎
‎Inovasi mutakhir ini digagas langsung oleh Kepala Sub Seksi Keamanan Lapas Kelas IIA Kendari, Okki Oktaviandi. Kehadiran SIPAMINAL menjadi jawaban atas tantangan pengelolaan pengamanan modern yang menuntut kecepatan, akurasi, dan keterpaduan data.
‎
‎Selama ini, pemetaan potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) kerap terkendala oleh birokrasi pelaporan manual. SIPAMINAL hadir merombak pola lama tersebut dengan mendigitalisasi seluruh laporan, memetakan titik rawan, serta mempercepat koordinasi antarpetugas di lapangan.
‎
‎”SIPAMINAL menjadi langkah optimalisasi instrumen kerja. Melalui sistem ini, seluruh data penunjang keamanan internal dapat diakses dan dievaluasi dengan cepat, sehingga setiap potensi gangguan kamtib dapat dicegah sejak dini,” kata Okki Oktaviandi, Kamis (17/07/2026).
‎
‎Okki menambahkan bahwa aplikasi ini lahir dari kebutuhan mendesak untuk memperkuat fungsi kontrol. Dengan SIPAMINAL, seluruh aktivitas pengamanan di dalam Lapas kini terdokumentasi secara digital dan tervalidasi dengan akurat.
‎
‎Memantau kondisi Lapas kapan saja dan di mana saja secara langsung. Memetakan potensi kerawanan secara cepat sebelum menjadi gangguan nyata. Menghapus risiko hilangnya dokumen laporan fisik melalui pengarsipan digital yang aman.
‎
‎Meski berawal dari proyek Aksi Perubahan dalam rangka Pendidikan Kepemimpinan Pengawas (PKP) yang sedang ditempuh oleh Okki, SIPAMINAL mendapatkan dukungan penuh dari seluruh jajaran struktural Lapas Kelas IIA Kendari. Aplikasi ini diproyeksikan untuk digunakan secara berkelanjutan, bukan sekadar pemenuhan syarat diklat.
‎
‎Langkah berani Lapas Kendari ini menegaskan komitmen mereka dalam menyelaraskan diri dengan perkembangan teknologi.
‎
‎Inovasi ini sekaligus mendukung visi besar Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk menciptakan lingkungan Lapas yang aman, tertib, dan kondusif di seluruh Indonesia.
‎
‎
‎

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup