Polresta Kendari Tangkap Dokter yang Diduga Sekap-Siksa Karyawannya di Apotek: Resmi Jadi Tersangka
KENDARI, sultrainformasi.id – Oknum dokter sekaligus bos Apotek berinsial ERS (31) ditangkap Polresta Kendari dan resmi jadi tersangka. Dokter cantik itu ditahan karena diduga menyekap hingga siksa karyawannya ZA (25).
ERS ditangkap oleh Polresta Kendari di Jalan Samratulangi, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga sekira pukul 22.00 WITA, Jumat (01/12/2023).
“Benar, ERS resmi ditangkap dan ditetapkan jadi tersangka berdasarkan bukti permulaan yang cukup telah melakukan dugaan tindak pidana penganiayaan,” kata Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi, Sabtu (02/12/2023) malam.

Fitrayadi membeberkan penganiayaan itu bermula saat tersangka (ERS) menemukan percakapan di WhatsApp Grup (WAG) Apoteker Klinik miliknya.
“Dalam WAG tersebut ditemukan ada percakapan yang membuat ERS tersinggung dan marah sehingga melakukan penganiayaan,” katanya.
Atas perbuatan tersangka, ia dijerat Pasal 351 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman penjara 2,8 tahun.
Diberitakan sebelumnya, seorang karyawan wanita apotek berinisial ZA (25) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) diduga disekap hingga mengalami penyiksaan oleh bosnya inisial ERS selama tujuh jam. Akibatnya, wanita apoteker itu mengalami luka-luka usai ditampeleng (tampar) dan sempat pingsan.
Dugaan penyiksaan itu terjadi di dalam Apotek yang terletak di Kecamatan Mandonga, Kota Kendari, Kamis (01/12/2023) sekira pukul 08.00 WITA. Aksi dugaan penyiksaan itu terjadi kurang lebih 7 jam.
Penyekapan dan penyiksaaan itu dibenarkan langsung oleh korban ZA. Dia mengatakan ia dianiaya, ditampeleng hingga ditendang.
“Iya (dianiaya), saya ditempeleng sampai kena telinga dan berdenging, ditendang sampai diinjak-injak,” kata ZA di kediamannya, Jumat (01/12/2023).
ZA membeberkan penganiayaan itu bermula saat dirinya beserta beberapa temannya dipanggil oleh bosnya di lantai dua gedung. Kemudian, mereka dikunci dan diinterogasi. Perlakuan itu terjadi sejak pukul 08.00 hingga 12.00 WITA.
“Di lantai dua ini saya di tempeleng, dijambak, dipukulkan kotak tisu dan botol minuman plastik,” ungkap dia.
Kemudian, penganiayaan kedua terjadi di lantai satu. Penganiayaan ini sejak pukul 13.00 hingga 16.00 WITA. Bahkan korban sempat pingsan.
“Di lantai 1 ini dia tempeleng di bagian telingaku sampai saya jatuh pingsan. Di sini juga saya diinjak-injak,” ungkapnya.
๐๐๐ง๐ ๐๐ง ๐ฅ๐ฎ๐ฉ๐ ๐ค๐ฎ๐ง๐ฃ๐ฎ๐ง๐ ๐ข ๐๐๐ซ๐ข๐ญ๐ ๐ฅ๐๐ข๐ง๐ง๐ฒ๐ ๐๐ข ๐๐จ๐จ๐ ๐ฅ๐ ๐๐๐ซ๐ข๐ญ๐ ๐ฌ๐ฎ๐ฅ๐ญ๐ซ๐๐ข๐ง๐๐จ๐ซ๐ฆ๐๐ฌ๐ข.๐๐จ๐ฆ, ๐๐๐๐ ๐๐ข๐ฌ๐ข๐ง๐ข.
- Berita Kendari
- Berita Sultra
- Bos Apotek Kendari Ditangkap Polisi
- Bos Apotek Sekap Wanita Aopteker Kendari
- Dokter Ditangkap Polresta Kendari
- Polresta Kendari
- Polresta Kendari Tangkap Dokter yang Diduga Sekap-Siksa Karyawanya di Apotek
- sultrainformasi.id
- Tersangka
- Wanita Apoteker Kendari Disiksa
- Wanita di Kendari Pingsan Disiksa Bos Apotek









