Gabungan Organisasi di Sultra Demo Desak Pemkot untuk Tutup THM Exodus Kendari
KENDARI, SULTRAINFORMASI.ID โ Gabungan organisasi Mahasiswa dan Masyarakat di Sulawesi Tenggara (Sultra) mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari untuk segera menutup Tempat Hiburan Malam (THM) Exodus Kendari. Mereka melakukan demo, ia menduga THM itu melanggar hukum.
Sejumlah organisasi mahasiswa dan masyarakat tersebut menggeruduk Balai Kota Kendari mengatasnamakan Koalisi Aktivis Mahasiswa Pemuda dan Masyarakat (KOMPAS) Sultra.
Mereka turun ke jalan lengkap dengan perlengkapan aksi sembari membentangkan spanduk yang memuat tuntutan aksinya.
Salah satu peserta aksi, Andri Togala membeberkan beberapa dugaan pelanggaran hukum yang dilakukan THM tersebut, di antaranya tak memiliki izin Analisis Dampak Lalulintas (Andalalin) dan pendirian diskotik.
Tak hanya itu, ia juga menduga adanya manipulasi pelaporan pajak yang dilakukan THM tersebut sehingga dinilai merugikan negara.
“Kami dari sejumlah lembaga Aktivis, Mahasiswa, Pemuda maupun Ormas Sultra turun kejalan menyampaikan Aspirasi ini,” beber Andri saat dihubungi awak sultrainformasi.id, Kamis (19/12/2024).
“Mendesak Penjabat (Pj.) Wali Kota Kendari untuk segera menghentikan aktivitas THM,” tegasnya.
Rencananya, ungkap Andri aksi tersebut akan berlanjut esok hari, Jumat (20/12/2024) berupa Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari.
“Nanti, di DPRD ada RDP,” pungkasnya.
๐๐๐ง๐ ๐๐ง ๐ฅ๐ฎ๐ฉ๐ ๐ค๐ฎ๐ง๐ฃ๐ฎ๐ง๐ ๐ข ๐๐๐ซ๐ข๐ญ๐ ๐ฅ๐๐ข๐ง๐ง๐ฒ๐ ๐๐ข ๐๐จ๐จ๐ ๐ฅ๐ ๐๐๐ซ๐ข๐ญ๐ ๐ฌ๐ฎ๐ฅ๐ญ๐ซ๐๐ข๐ง๐๐จ๐ซ๐ฆ๐๐ฌ๐ข.๐ข๐, ๐๐๐๐ ๐๐ข๐ฌ๐ข๐ง๐ข.









