Paslon Nomor 3 Menang Telak, Fitriyah–Nia Resmi Unggul di Pemira UHO 2025
KENDARI, SULTRAINFORMASI.ID – Pemilihan Umum Raya Mahasiswa (Pemira) Universitas Halu Oleo (UHO) Tahun 2025 yang digelar pada Jumat, 19 September 2025, resmi berakhir. Pasangan calon nomor urut 3, Fitriyah Nuraimun Natiq Mapatarani sebagai Ketua dan Nia Astarina sebagai Wakil Ketua, keluar sebagai pemenang dengan perolehan suara terbanyak.
Ketua Panitia Kerja Pemira (Panja) UHO, Prof. Muhammad Amrullah Pagalah, mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil rekapitulasi, pasangan Fitriyah–Nia meraih sekitar 9 ribu suara, jauh meninggalkan pesaing terdekatnya.
“Dari lima calon Presiden Mahasiswa, suara tertinggi diperoleh pasangan nomor urut 3 dengan total sekitar 9 ribuan suara. Posisi kedua ditempati calon dari Fakultas Hukum dengan perolehan sekitar 6 ribu suara, sehingga selisihnya cukup signifikan,” jelas Amrullah.
Ia juga memaparkan, jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pemira UHO 2025 tercatat sekitar 36 ribu pemilih. Dari jumlah tersebut, suara yang masuk dan terekam secara resmi melalui sistem e-voting di Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (PUSTIK) mencapai sekitar 26 ribu suara, atau kurang lebih 72 persen tingkat partisipasi pemilih.
“Ini menunjukkan bahwa proses Pemira telah berjalan secara sah dan legitimate. Tingkat partisipasi ini membuktikan hasil yang diperoleh benar-benar merupakan hasil pemilihan melalui sistem e-voting,” tegasnya.
Dibandingkan dengan Pemira tahun sebelumnya, tingkat partisipasi tahun ini memang sedikit menurun. Pada Pemira sebelumnya, partisipasi pemilih mencapai sekitar 78 persen dengan jumlah DPT sekitar 39 ribu mahasiswa. Namun menurut Amrullah, secara persentase partisipasi, kondisi tersebut masih relatif sebanding.
Terkait kemungkinan sengketa hasil Pemira, Amrullah memastikan panitia telah menyiapkan mekanisme penyelesaian.
“Kami membuka ruang gugatan bagi pasangan calon yang merasa keberatan. Nantinya akan ditangani oleh Tim 9 atau Tim Etik yang akan menggelar persidangan apabila terdapat sengketa,” ujarnya.
Sesuai tahapan yang ditetapkan, panitia akan menerima gugatan dalam waktu maksimal satu minggu, dan diupayakan dapat diselesaikan lebih cepat, yakni dalam waktu tiga hingga empat hari.
Dengan hasil ini, Pemira UHO 2025 dinilai berjalan kondusif dan demokratis, sekaligus menandai babak baru kepemimpinan mahasiswa Universitas Halu Oleo.









