Berbekal Pengalaman Nasional, Dr. Saprudin Dorong Mutu Pascasarjana Unsultra

KENDARI, SULTRAINFORMASI.ID – Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas akademik dan tata kelola pendidikan pascasarjana. Upaya tersebut diperkuat melalui kepemimpinan Direktur Pascasarjana Unsultra, Dr. Saprudin, sosok akademisi muda dengan pengalaman nasional yang mumpuni.

‎Dr. Saprudin dikenal sebagai figur akademisi yang memiliki latar belakang pendidikan kuat, pengalaman birokrasi strategis, serta rekam jejak kepemimpinan yang teruji. Ia lahir di Konda pada 16 Desember 1992 dan menempuh pendidikan tinggi secara berjenjang di sejumlah institusi ternama.

‎Gelar Sarjana Manajemen Pemerintahan diraihnya dari IPDN/IIP Jakarta, dilanjutkan dengan Magister Terapan Studi Ilmu Pemerintahan di IPDN. Puncaknya, ia berhasil menyandang gelar Doktor Ilmu Administrasi Publik dari Universitas Hasanuddin (Unhas). Prestasi akademiknya kian bersinar setelah dinobatkan sebagai Lulusan Terbaik Tingkat Universitas Program Doktoral Unhas tahun 2023.

‎Dalam dunia akademik, Dr. Saprudin menjabat sebagai Lektor dan merupakan dosen Program Studi Ilmu Pemerintahan Unsultra. Di saat yang sama, ia juga dipercaya menjadi Dosen Kepamongprajaan IPDN, menegaskan kiprahnya sebagai akademisi yang diakui di lingkungan pendidikan kedinasan nasional.

‎Pengalaman birokrasi yang dimilikinya pun terbilang luas. Ia pernah bertugas sebagai Staf Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara di Jakarta, Analis Sumber Daya Aparatur di BPSDM Kementerian Dalam Negeri RI, hingga Pembina dan Penegak Disiplin Praja IPDN. Beragam penugasan tersebut membentuk karakter kepemimpinan yang disiplin, teknokratis, dan berorientasi pada tata kelola pemerintahan yang baik.

‎Tak hanya berkutat di dunia akademik dan pemerintahan, Dr. Saprudin juga aktif dalam pengembangan sumber daya manusia. Ia tercatat sebagai Direktur Cabang ke-21 Apra College Nusa Tenggara Barat di Sulawesi Tenggara serta menjabat Ketua Lembaga Pengembangan SDM dan Aparatur Andera Science Cooperation yang beroperasi di Makassar dan Kendari.

‎Sejumlah pendidikan dan pelatihan strategis turut memperkaya kapasitasnya, mulai dari Diklat Kader Penggerak Revolusi Mental (KPRM) Kementerian Dalam Negeri, pendidikan kepemimpinan dan intelijen, hingga pelatihan komunikasi persuasif (psikodinamika). Bekal tersebut memperkuat perannya sebagai pemimpin akademik yang adaptif dan visioner.

‎Sebagai Direktur Pascasarjana Unsultra, Dr. Saprudin diharapkan mampu mendorong peningkatan mutu tridarma perguruan tinggi, memperkuat riset dan publikasi ilmiah, serta memperluas jejaring kerja sama akademik di tingkat regional maupun nasional.

‎Dengan latar belakang akademik dan pengalaman birokrasi yang solid, kepemimpinannya diyakini akan membawa Pascasarjana Unsultra semakin kompetitif dan berdaya saing.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup