Siswa MTs Al Wahdah Islamiyah Kendari Ukir Prestasi Tingkat Nasional, Raih 4 Medali

Azzam Ahmad Najed Arisona. Foto: Istimewa.

NASIONAL, sultrainformasi.id – Siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Wahdah Islamiyah Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) bernama Azzam Ahmad Najed Arisona ukir prestasi membanggakan dalam ajang Sigma Sains Olympiad di Tingkat Nasional, pada Minggu (11/09/2022) lalu. Ajang bergengsi tersebut Azzam berhasil raih 4 medali.

4 medali yang diraih Siswa kelas VIIIA itu masing-masing 1 Medali Emas bidang Matematika, Medali Emas bidang IPS, Medali Perak bidang IPA dan Medali Perunggu bidang Bahasa Inggris.

Kepala Sekolah (Kepsek) Mts Al Wahdah Islamiyah Kendari, Muhammad Rahmad saat dikonfirmasi mengaku bangga atas prestasi yang diraih muridnya. Apalagi bersaing dengan seluruh pelajar se-Indonesia.

Kepada sultrainformasi.id, Muhammad Rahmad mengatakan awalnya dia mengutuskan 2 Siswa di sekolahnya.

“Sebelumnya, kami utus 2 siswa dari sekolah kami, tapi hanya Azzam yang diterima,” kata Muhammad Rahmad saat dihubungi melalui pesan WhatsApp, pada Sabtu (17/09/2022) malam.

Dia melanjutkan, bahwa Azzam merupakan salah satu Siswa yang cerdas di sekolah. “Memang salah satu juara kelas,” bebernya.

Kepsek itu menambahkan, apa yang diraih Azzam bukan hal yang baru di MTs Al Wahdah Kendari. Di Sekolah tersebut, sudah banyak melahirkan Siswa-siswi yang memiliki kampuan berkompetisi dalam bidang-bidang ilmu pengetahuan.

“Ini bukan pertama kali bisa menang lomba dalam sebuah ajang. Siswa kami sudah sering ikut diberbagai ajang yang diadakan Perguruan Tinggi, maupun dari pemerintah atau kementrian Agama di Sultra,” kata dia.

Dia memaparkan, bahwa Siswa-siswi MTs Al Wahdah Kendari mereka tidak hanya sekedar dibentuk menjadi pribadi yang memiliki ilmu pengetahuan umum semata.

“Mereka yang sekolah di tempat kami adalah para penghafal Quran yang jumlahnya sudah mencapai 213 Siswa,” jelas dia.

Terakhir, Kepsek itu mengharapkan agar pemerintah bisa lebih memperhatikan dan jeli melihat sekolah atau madrasah Swasta yang memiliki potensi.

“Mari berikan dukungan dalam bentuk moril agar bisa menunjang proses pembelajaran yg ada di sekolah atau madrasah,” harapnya.

Kemudian, dia menyampaikan motivasi kepada seluruh pelajar dimanapun berada.

“Semua kita bisa meraih apa yang kita cita-citakan walaupun dengan fasilitas apa adanya. Luruskan niat, bulatan tekat dan berusaha maksimal maka kita akan mendapatkan yang terbaik Insha Allah,” pungkasnya.

๐‰๐š๐ง๐ ๐š๐ง ๐ฅ๐ฎ๐ฉ๐š ๐ค๐ฎ๐ง๐ฃ๐ฎ๐ง๐ ๐ข ๐›๐ž๐ซ๐ข๐ญ๐š ๐ฅ๐š๐ข๐ง๐ง๐ฒ๐š ๐๐ข ๐†๐จ๐จ๐ ๐ฅ๐ž ๐๐ž๐ซ๐ข๐ญ๐š ๐ฌ๐ฎ๐ฅ๐ญ๐ซ๐š๐ข๐ง๐Ÿ๐จ๐ซ๐ฆ๐š๐ฌ๐ข.๐œ๐จ๐ฆ, ๐›๐š๐œ๐š ๐๐ข๐ฌ๐ข๐ง๐ข.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup